Gabung Fasapay

FasaPay Online Payment System

Sunday, 7 January 2018

Jilboobs Ibu Guru Nella.

Seseorang yang berjilbab sekarang bukan lagi jamannya orang alim.
Mengapa hal ini bisa dikatakan begitu. Mungkin saja sudah banyak kejadian-kejadian Sex bebas di kalangan anak berjilbab atau yang lagi booming di sebut jilboobs. Yang Mulai marak kali ini kan kalau di internet Vidio porno anak berjilbab,Yah banyak yang bilang begini "atasnya kerudung bawahnya warung" peribahasa yang sayang sekali bila di lontarkan. Tapi gak semua sih, masih banyak juga cewek berjilbab berhati seputih salju. Tapi jangan salah milih, harus diteliti soalnya kalau berjilbab kita gak bisa perfeck lihat body. Yah tak usah bicara ngelantur terlalu banyak adultstories.ml kali ini akan mengisahkan cerita dewasa mengenai cewek berjilbab seorang guru yang lagi yang ML dengan muridnya sendiri di sebuah Hotel.
********
Begini awal ceritanya. Namaku Malik dan sekarang umurku baru 19 tahun, dan perawakanku tinggi 171.5 cm dan kulitku sawo matang, sedangkan mataku berwarna coklat, dan kisah yang kan aku ceritakan ini adalah kisah nyata sekaligus pengalaman hidupku. Tahun yang lalu, Saat ini aku sekolah di salah satu SMK yang ada di tanjung pinang (kepulauan Riau). Sekolahku letaknya jauh di luar kota (kira-kira 20 km dari kota tempat tinggalku), dan sehari-hari aku pergi menggunakan bus jemputan sekolahku, dan dari sinilah kisahku bermula. Pada suatu siang saat di sekolahan aku dan teman-teman sedang istirahat dikantin sekolah dan sambil bercanda ria, dan saat itu pula ada guruku (berjilbab) sedang makan bersama kami, pada saat itu pula aku merasa sering di lirik oleh ibu itu (panggil saja Nella), bu Nella badannya langsing cenderung agak kurus, matanya besar, mulutnya sedikit lebar dan bibirnya tipis, payudaranya kelihatan agak besar, sedangkan pantatnya padat dan seksi, bu Nella adalah guru kelasku yang mengajar mata pelajaran bahasa inggris, dan dalam hal pelajarannya aku selalu di puji olehnya karena nilaiku selalu mendapat 8 (maaf bukan memuji diri sendiri!!) Saat didalam pelajaran sedang berlangsung bu Nella sering melirik nakal ke arahku dan terkadang dia sering mengeluarkan lidahnya sambil menjilati bibirnya, dan terkadang dia suka meletakkan jari tangannya di selangkangannya dan sambil meraba di daerah sekitar vaginanya. Dan terkadang saya selalu salah tingkah di buatnya (maklum masih perjaka!!!!), dan kelakuannya hanya aku saja yang tahu. Saat istirahat tiba aku di panggil ke kantor olehnya, dan saat itu aku di suruh mengikutinya dari belakang. Jarak kami terlalu dekat sehingga saat aku berjalan terlalu cepat sampai-sampai tangan ibu Nella tersentuh penisku (karena bu Nella kalau berjalan sering melenggangkan tangannya) yang saat itu sedang tegang akibat tingkahnya di kelas. Namun reaksi ibu Nella hanya tersenyum dan wajahnya sedikit memerah. Sampai saat aku pulang menaiki bus jemputan kami. Aku dan temanku duduk paling belakang, sedangkan bu Nella duduk di kursi deretan paling depan. Saat semua teman-temanku sudah turun semua (saat itu tinggal aku bu Nella dan supirnya) bu Nella melirik nakal ke arahku, dan tiba tiba dia langsung pindah duduknya di sebelahku dia duduk paling pojok dekat dinding), dan dia menyuruhku pindah di sebelahnya, dan aku pun menanggapi ajakannya. Saat itu dia meminjan handphoneku, katanya dia mau beli hp yang mirip punyaku. Entah alasan atau apalah. Saat dia memegang hp ku tiba-tiba hpku berbunyi, dan deringan hpku saat itu berbunyi desahan wanita. "aaaahhhhh… ahhhhshhhhshshh… oooooo… oooooohhhhhh" dan seterusnya ternyata temanku yang menelepon. Tanpa basa-basi bu Nella bilang "apa gak ada yang lebih hot, ibu mau dong". dengan nada berbisik. Yang membuatku nafsu. "jangan malu-malu tunjukkan saja sama ibu…" Saat itu aku pasang earphone dan langsung aku perlihatkan rekaman video porno yang aku dapat dari temanku. Tanpa aku sadari bu Nella meraba kontolku yang saat itu sedang tegang-tegangnya, dan dia terkejut, "wooow besar sekali anumu…" Padahal punyaku gak gede-gede amat, panjangnya 15 cm dan diameternya 3 cm saja ya standart lahhhh. Dan terjadilah percakapan antara aku dan bu Nella. Saat itu dia berbisik padaku "aku masih perawan looo…" di iringi dengan desahan. Lalu jawabku "oh yaaa, saya juga masih perjaka bu…", "jadi kalau begitu kita pertemukan saja antara perjaka dan perawan, pasti nikmat" (tanpa basa-basi lagi) lalu aku jawab dengan malu-malu "gak ah bu , saya gak berani!!", "ayolah… (dengan nada memelas)", "tapi di mana bu? (tanyaku!)", "di hotel saja biar aman", "tapi saya gak punya uang bu", "gak apa-apa ibu yang bayar!!!".
+++++ Skip +++++
 Dan saat tiba di kamar hotel ibu itupun langsung beraksi tanpa basa-basi lagi. Dia melucuti bajunya satu persatu sambil di iringi dengan desahan, yang pertama dia lepaskan adalah jilbab yang menutupi kepalanya, lalu baju, kemudian rok panjangnya, dan tibalah saat dia melepaskan Bra-nya, yang aku lihat saat itu adalah toket ibu Nella yang putih mulus (mungkin karena sering di tutupi kali) dan putingnya yang masih merah. dan pada saat dia mau melepaskan celana dalamnya dia bertanya padaku. "mau bantuin gak…" lalu hanya aku jawab dengan mengangguk saja. tanpa basa-basi juga, aku mulai melepaskan celana dalamnya yang berwarna putih tipis. yang aku lihat saat itu adalah jembut tipis saja, lalu aku mulai menyandarkannya di dinding kamar sambil aku jilati. Dan timbullah suara desahan yang membuat tegang kontolku "ah… ahh… ahhhhshhhh… terus… ohhh… yeahhh… oooohhhhh… au… sudah dong ibu gak tahan lagi… ooohhhh… yeah… o… o… oo… ohhhh…" tanpa aku sadari ada cairan yang membasahi wajahku. cairan putih itu aku hisap dan aku tumpahkan ke dalam mulutnya, ternyata bu Nella suka "mau lagi dong…" lalu aku kembali menghisap memek bu Nella yang basah dan licin kuat-kuat. "aahhhh… ahhh… aarrgghh… uh… uh… uh… uh… ouuu… yeah…" dan di sela-sela teriakkan kerasnya muncrat lagi cairan putih kental itu dengan lajunya crroot… crooot… di saat dia terbaring lemas aku menindih badan bu Nella dan selangkangannya aku buka lebar-lebar, lalu aku mencoba memasukkan kontolku ke dalam memeknya bu Nella dan yang terjadi malah gak bisa karena sempit. saat aku tekan kepala kontolku sudah masuk setengah dan ibu itu berteriak "ahhhh... ahhhh.... ahhhhh… ahhhhh... sakit… ahhh… pelan-pelan dong…" seakan tak perduli aku tekan lagi. kali ini agak dalam ternyata seperti ada yang membatasi. Aku tekan kuat-kuat "ahhhhhhh… aaaaaa… aaaauuuuu… , sakit… ohh… oh… ooghhhhhh…" aku paksakan saja… dan akhirnya tembus juga. "ahhhhhhhhhh… aaaaahhhhhh…, sakit…" bu Nella berteriak keras sekali, Sambil aku dorong kontontolku maju-mundur pelan dan aku percepat goyanganku. "aahhhhhh… auhhhhhhhh… u.h… uu… hh… a… u… u… hhhhh" Dia terus menjerit kesakitan, dan sekitar 20 kali goyanganku aku terasa seperti mau keluar. Lalu aku arahkan kontolku ke mulutnya dan… croot… … crroootttt… sekitar 5 kali muncrat ke mulut bu Nella telah di penuhi oleh spermaku yang berwarna putih kental (maklum sudah 2 minggu gak ngocok). Selang beberapa menit aku baru menyadari kalau memek bu Nella mengeluarkan cairan seperti darah. Lalu ibu Nella cepat-cepat ke kamar mandi. Setalah keluar dari kamar mandi bu Nella langsung mem-blowjob kontolku sambil tiduran di lantai. Ternyata walaupun perawan bu Nella pandai sekali berpose. Lalu aku pegang pinggul bu Nella dan mengarahkan ke posisi menungging. Lalu aku arahkan kontolku ke memek bu Nella, lalu aku genjot lagi. "Ohhh... oh... ohhhhhh… hhhhhh… hhhhhhh… hhhhh... yeahhhhh oouu... yesssss... ooohhhhh yeahhhhh" saat aku sudah mulai bosan aku cabut kontolku lalu aku arah kan ke pantatnya "sakit gak…" laluku jawab "paling sedikit bu..." aku mencoba memasukkan tetapi gak bisa karena terlalu sempit lalu bu eka berkata "gak apa-apa kok kan masih ada memekku, mau lagi gak…" laluku genjot lagi memeknya tapi sekarang beda waktu aku memeasukkan kontolku ke dalam, baru sedikit saja sudah di telan oleh memeknya. Ternyata memek bu Nella mirip dengan lumpur hidup. Aku mengarahkan kontolku lagi "ahhh... ahh... ahhh... ahh... oooouuuhh... yeah... ou... ou... ohhhhh" dan saat sekitar 15 kali goyanganku bu Nella melepaskan kontolku "aku mau keluar…" lalu aku jawab "aku juga bu… , kita keluarkan di dalam saja bu..." "iya deh jawabnya..." lalu aku masukkan lagi kontolku kali ini aku menusuknya kuat-kuat. "aaahhhh... ahhhh... aaaahhhhhh... ooooouuuuuuhhh..." saat teriakkan panjang itu aku menyemprotkan spermaku ke dalam memeknya crroooot... crootttt... aku mendengar kata-katanya "nikmat sekali…" Dan aku pun tidur sampai pagi dengan menancapkan kontolku di dalam memeknya dengan posisi berhadapan ke samping.
Salam.
**************
Cerita lainnya Disini

No comments:

Post a Comment