Gabung Fasapay

FasaPay Online Payment System

Saturday, 6 January 2018

Permainan sex di Warnet.

Sebut saja namaku Bram, sekarang aku masih menyelesaikan kuliah di salah satu universitas ternama di kotaku. Kejadian ini aku alami ketika aku masih duduk di bangku SMA, dan aku melakukannya dengan tetanggaku sendiri, yang bernama Arni. Dari segi fisik dia memang cantik, dari raut wajahnya yang oriental, sampai ke lekuk tubuhnya tidak ada yang cacat apalagi payudaranya yang membuat semua laki laki yang melihatnya pasti menelan ludah.
Begini awal ceritanya, Ketika itu aku bersama Arni pergi ke warnet untuk mencari tugas, kebetulan kami sekelompok jadi kami mengerjakan tugas harus bersama. Ketika kami sampai di warnet kami langsung mengambil tempat masing-masing dan mulai searching di tuan google tugas yang diberikan oleh pak guru Setelah beberapa jam tugas yang aku cari telah terkumpul. Untuk menghilangkan jenuh, dengan iseng aku membuka situs-situs porno. Karena keasikan aku sampai gak sadar kalau Arni memperhatikanku dari belakang "Wahh kamu ini ya di suruh cari tugas malah nonton porno" kata Arni. Aku pun langsung merespon "nona yang cantik tugasnya sudah selesai jadi apa salahnya kalau aku santai dulu, kalau kamu mau ikut duduk saja, gak usah malu-malu...!! Kataku padanya, dan diapun mau. Setelah selesai satu video aku lihat dari raut wajahnya ternyata dia mulai terangsang oleh video tadi. Muncullah pikiran usil di benakku. Mula-mula aku bertanya padanya "Arni videonya bagus gak??" "bagus" jawabnya dengan santai. kalau begitu kita lanjutkan saja videonya. Tanpa ragu-ragu dia pun mau. Jurus pertama aku langsung mengangkat tanganku dan aku sandarkan di pundaknya, dia pun tidak merespon "bagus kataku dalam hati" Jurus kedua aku langsung mendekatkan wajahku dekat dengan wajahnya, dan menghembuskan nafas di telinganya, dia pun langsung meresponnya dengan langsung melumat bibirku. Kebetulan warnet tersebut biliknya berbentuk kamar kecil dengan ukuran 150 X 150M, dan ada pintunya, jadi aku lebih leluasa untuk bermain di dalamnya pikirku dalam hati. Beberapa lamanya dia melumat bibirku, aku pun mencoba membuka bajunya, dan ahha!!!, ternyata dia tidak marah. Aku gunakan kesempatan ini untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Setelah aku buka bajunya kini Bra-nya yang aku buka, dan terlihat payudaranya yang montok, kencang, dengan puting berwarna merah muda. Akupun langsung menghisap payudara kanannya, sementara itu, tangan kiriku meremas-remas yang sebelah kirinya. Setelah puas bermain yang di atas, kini aku mulai membuka celananya, tapi dia menolak "Bram aku masih virgin, kamu mau bertanggung jawab dengan apa yg akan kamu lakukan terhadapku. Dengan enteng aku jawab "YA!". Akhirnya dia pun mau. "Bram, kamu gak adil, masa dari tadi kamu saja yang main" katanya merasa tidak adil. "Oke lah kalau begitu kamu pernah gak meng-oral kontol cowok" kataku padanya. "Belum" jawabnya, "kalau begitu sekarang kamu oral kontolku". Tanpa ragu-ragu dia pun langsung meng-oral kontolku yang sudah tegang. Sekitar 10 menit dia meng-oral kontolku, aku merasakan maniku akan keluar. Rasanya aku ingin berteriak, tapi aku takut akan kedengaran oleh orang lain, tapi aku pun berpikir ah tidak mungkin, disini musiknya kencang jadi jika aku berteriak tidak ada yang akan mendengar. Akhirnya aku menumpahkan hormonku di dalam mulutnya, dan dia menelannya hingga tidak ada sisanya. Anehnya setelah itu kontolku tidak langsung layu, tapi malah menantang tegangnya. Aku pun langsung menyuruh Arni untuk duduk di atas meja yang tidak begitu besar, dan akupun siap bertempur. Mula-mula aku menggesek-gesekkan kepala kontolku di bibir vaginanya, kemudian aku mulai menyodoknya kedalam. Terdengar teriakkan kecilnya "uuuwwwh…" aku sodokkan lebih dalam lagi, dan "sluuuup" begitu bunyi memek perawannya, dan dia pun berdesis "ahhh…." kemudian aku masukkan kontolku di dalam memeknya, untuk membiasakan otot-otot kontolku didalamnya. Sekitar 1 menit, aku pun langsung menyodoknya secara berlahan tapi pasti. Semakin lama semakin cepat, dia pun hanya bisa berteriak  "ooooohh….aaahhhhhh….uhhhh". Setelah capek dengan gaya tersebut aku langsung duduk di kursi, dengan tanpa di perintah dia pun langsung duduk tepat di atas kontolku, dan dimasukannya kontolku di dalam memeknya, dan dia mulai memompanya. "awwwwwwhhhh owhhhhhhh uhhhhhh" shshsss Awwhwwwwhhh" begitulah suara yang di keluarkannya. Setelah kurang lebih 15 menit dia berkata "Bram aku mau keluar" "oke-oke, tapi kita keluarnya barengan saja, aku juga sudah mau keluar" dan crot crot crot, maniku tumpah di dalamnya, bersamaan dengan darah perawannya. Setelah itu aku langsung berpakaian kembali, dan membersihan darah dan mani yang tumpah di lantai. Akhirnya sekitar pukul 06.30 malam aku pulang dengan hati gembira karena baru menikmati perawan cantik. Dan mulai hari itulah aku jadian dengannya,dan sering melakukan hubungan tersebut, bahkan pernah di perpustakaan sekolah. Itulah pengalaman sex yang aku alami sendiri.
Salam.
**************
Cerita lainnya Disini.

No comments:

Post a Comment