Gabung Fasapay

FasaPay Online Payment System

Wednesday, 17 January 2018

Keperawanan Ratna.

Aku perkenalkan dahulu nama wanitaku dalam cerita ini, dia bernama Ratna dan aku sendiri sebut saja Kahar.
Pertama kali aku mengenalnya adalah saat pulang dari Jakarta, dia adalah siswa sekolah kejuruan yang ada di kotaku pada saat itu, dia cantik, manis dan bertubuh mungil dengan kulit putih. Dasar nasibku lagi mujur tak lama berselang dia pindah kost ke rumahku jadi mudah bagiku untuk lebih jauh mengenalnya. Ternyata orangnya supel dan pandai bergaul, sehingga aku tambah berani tuk menyatakan perasaan hatiku, lagi-lagi aku beruntung dia menerima pernyataanku, hmmmmm bahagianya aku. Suatu hari aku ada acara keluar kota, iseng-iseng aku mengajaknya pergi, ternyata dia menyambut ajakanku. Sepanjang jalan menuju luar kota kami ngobrol sambil bercanda mesra, kadang tanganku iseng pura-pura tak disengaja menyentuh pahanya mulanya dia menepis tanganku tapi lama kelamaan membiarkan tanganku yang iseng mengelus pahanya yang putih dan gempal, aku memberanikan diri mengelus-elus pahanya sampai ke pangkal pahanya. Dia tetap diam bahkan seperti menikmati elusan tanganku. Aku tarik tanganku dari rok hitamnya lalu bertanya padanya boleh gak aku menyentuh payudaranya yang membukit di balik baju berwarna pink. Mulanya dia menolak, aku coba merayunya bahwa aku ingin mengelus walau hanya sebentar. Akhirnya dia mengangguk pelan, langsung saja tanganku menyusup kebalik bajunya dan mengusap, mengelus bahkan saat aku meremas susunya yang mungil dan kenyal dia hanya mendesah dan menyandarkan kepalanya pada sandaran jok mobil yang kami kendarai. Aku permainkan putting susunya dengan dua jariku, dia semakin mendesah sambil tetap menyetir aku tarik resliting celanaku dan aku keluarkan penisku yang telah menegang sejak tadi. Aku pegang tangannya dan aku tarik kearah penisku, saat tangannya menyentuh penisku yang besar dan panjang dia tarik kembali tangannya mungkin kaget karena baru pertama kali. Dengan sedikit basa-basi kembali aku tarik tangannya untuk memegang penisku, akhirnya dia menyerah kemudian mulai mengelus penisku perlahan. "Har, punyamu besar sekali hampir sebesar pergelangan tanganku" katanya. "Hmm, susumu juga kenyal sekali" balasku sambil menikmati elusan tangannya pada penisku, Tak lama kami sampai di kota tujuan, langsung aku cari tempat untuk menginap setelah itu pergi lagi tuk belanja keperluan selama di kota itu. Malam kami ngobrol di beranda depan kamar tempat kami menginap sambil nonton tv, kami duduk berdampingan sekali kali tanganku bergerilya ditubuhnya ternyata dia dibalik baju tidurnya dia hanya memakai celana dalam sehingga tanganku bisa bebas meremas-remas susunya dan mempermainkan putingnya. "Akh. , Har jangan terlalu keras" katanya kala aku remas dengan rasa gemas. "Maaf, habis susu kamu kenyal sekali" kataku. "Iya ,tapi sakit tau" balasnya lagi. "Iya pelan deh, kita pindah kedalam yuk" kataku berbisik padanya dan mengangguk perlahan. Sesampainya di dalam aku peluk dia dari belakang, aku ciumi tengkuknya yang putih dengan penuh nafsu dia mengejang kegelian sedangkan kedua tanganku bergerilya pada tubuhnya. "Akhhhhh, Har……….. shhhhhhhh" suara desahannya pun keluar. Tanganku mulai membuka kancing bajunya satu-persatu dan aku lepas bajunya, sehingga hanya tinggal celana dalamnya yang berwarna hitam. Aku kulum bibirnya, dia membalas kulumanku dengan penuh gairah. Tangannya mengusap-usap penisku sesekali meremasnya sehingga aku merasakan nikmat yang tak terhingga. "Ukhh,… teruskan sayang" kataku. "Ikhhh besar sekali, panjang lagi" katanya. "Ssssst" kataku sambil mengulum putting susunya yang makin menegang, tanganku aku pergunakan untuk menurunkan
celana dalamnya. Aku usap perlahan gundukan daging empuk yang ditumbuhi bulu-bulu hitam halus, dia mengejang kegelian dan aku lanjutkan dengan menggelitik belahan memeknya yang hangat terasa. "Akhhh,…. teruskan pelan-pelan" katanya sambil meremas penisku. Kemudian aku menurunkan kulumanku pada susunya ke pusarnya, dia mengangkat pinggangnya keenakan aku teruskan ciumanku pada memeknya dan menegang saat lidahku yang kasar menjilati memeknya yang merah merekah. Dia mengimbangi permainan lidahku dengan menggoyangkan pinggulnya bibirnya tak henti-hentinya mendesah. "Sekarang giliranmu sayang" kataku padanya sambil menyodorkan penisku kemulutnya. Perlahan tapi pasti dia mulai menciumi batang kemaluanku yang sejak tadi menegang, saat dia mulai mengulum penisku, aku seperti terbang rasanya menahan rasa nikmat. Setelah itu aku telentangkan kekasihku Ratna, susunya yang mungil menggunung dengan memeknya yang merah merekah yang ditumbuhi bulu-bulu hitam halus. Perlahan-lahan aku menaikinya, aku gosok-gosokkan penisku pada belahan memeknya dia meregang sambil mendesah tak karuan merasakan nikmatnya gosokkan penisku. Kemudian aku tekan sedikit demi sedikit penisku pada memeknya, pinggulnya naik seakan menyuruh agar penisku segera dimasukkan pada memeknya. "Ayo, akhhh aaaaaaaakh teruskan sayangku" katanya sambil menarik pinggangku "Baiklah, sayang aku masukkan ya" kataku sambil menekan penisku agar masuk lebih dalam lagi pada lubang memeknya perlahan, karena takut dia kesakitan, sempit sekali. "Aduh.., sakit Har akhhhh…….." katanya "Sebentar lagi juga hilang sakitnya" kataku, penisku keluar masuk memeknya yang terasa basah dan hangat. Rupanya ini pengalaman pertama baginya karena ada noda darah pada pangkal pahanya. "Terus…. Lebih cepat akhhh………ukhhh nikmat sekali kontolmu sayang" katanya dengan berani mungkin karena pengaruh rasa nikmat dari keluar masuknya penisku yang panjangnya 18 cm, penisku pun mulai merasakan nikmat dari gesekan dengan dinding dalam memeknya. "Akhhh……. terus goyang pinggulmu" kataku padanya, dan dia menuruti kataku menggoyangkan pinggulnya Tak lama dia mengerang sambil memelukku erat rupanya dia telah mencapai orgasme, dia berbaring lemas dibawah aku sedangkan penisku masih menancap pada memeknya yang terasa basah. Terlihat ada air mata pada ujung kelopak matanya, melihat itu aku segera berbisik padanya bahwa aku akan bertanggung jawab atas semua ini. Barulah dia berubah riang kembali dan aku mulai aktifitas kembali menaik-turunkan penisku dan dia merespon gerakanku dengan bersemangat. Malam itu melakukannya sebanyak 6 kali sampai akhirnya tertidur pulas sampai pagi.
Salam.
*****************
Cerita lainnya Disini

No comments:

Post a Comment