Aku perkenalkan dulu diriku, aku seorang yang berasal dari keluarga sederhana. Panggil saja Harry, umurku sekarang 23 tahun, aku akan menceritakan awal mula pertama kali melakukan hubungan badan dengan lawan jenis. Saat itu usiaku 18 tahun, aku baru saja lulus dari SMA swasta di kotaku, boleh dikatakan nilai ijazahku sangat memuaskan, lalu aku melamar pekerjaan ke salah satu perusahaan otomotif terkemuka di negeri ini, disaat aku menunggu panggilan kerja, pamanku datang menawarkan pekerjaan buat aku, katanya ada lowongan di tempat Paman bekerja, tapi posisinya sebagai OB alias office boy, "aduh sial banget gue, begitu ada yang menawarkan pekerjaan tapi Cuma sebagai OB" pikirku, tapi gak apa-apa deh, hitung- hitung mengisi waktu buat menunggu panggilan kerja. Dihari pertama aku kerja di tempat Pamanku, sungguh diluar dugaan aku. Ternyata karyawan ceweknya cantik-cantik, banyak lagi. Wah kesempatan ini mumpung aku lagi jomblo, siapa tahu ada karyawati Paman yang mau sama aku, gumamku dalam hati. Aku melihat salah seorang karyawati yang aku ketahui bernama Serly, orangnya cantik, putih, tinggi badannya kurang lebih 168 cm, ukuran bra kira-kira 36 C ditambah bodinya yang aduhai karena dia giat banget fitness, apalagi pantatnya yang besar, kalau dia lagi jalan, pantatnya naik turun yang bikin pikiran cowok yang memandangnya ingin meremas saja pantatnya, pernah suatu hari aku melihatnya diruang blow room,dia sedang menanggalkan blouse atasnya, saat itu aku lihat dia Cuma pakai hem warna putih transparant yang seakan-akan terlalu kecil buat dia, seakan-akan ada yang gak muat dibalik bajunya, mungkin karena payudaranya terlalu gede kali, wah.. wah.. montok banget ini cewek, aku sudah membayangkan bagaimana kalau aku bisa memeluk dia, pastinya hangat banget.
Aku mulai mencari informasi mengenai dia, apa yang dia suka dan apa yang dia benci, tiap kali bertemu dia, aku selalu menyapanya dan dia pun membalas sapaanku. Ada kemajuan ini pikirku. Selang waktu 2 bulan, keakraban kami bukan lagi sebagai atasan dan bawahan, saat aku berkunjung kerumahnya dia pun menyambutku dengan ramah. Sudah saatnya aku mengungkapkan perasaanku kalau aku sayang padanya. "Ser aku mau ngomong sesuatu sama kamu, sebenarnya aku sudah gak sabar pengen ngomong ini" dia jawab "ngomong saja", "aku sebenarnya sayang sama kamu, kamu mau kan jadi pacar aku?" lalu dengan ekspresi kaget di jawab. "Harr, berarti selama ini kamu salah tafsir tentang kebaikanku ke kamu, aku cuma menganggap kamu teman, lagian kedudukan kita berbeda, aku sekretaris kantor sedangkan kamu Cuma OB". Saat itu aku bagaikan tersambar petir, bukan masalah aku ditolak, tapi dia sudah menghina aku dengan kata-kata seperti itu. Saatnya aku bikin perhitungan sama dia, gak masalah aku ditolak, tapi aku harus bikin dia takluk sama aku, keesokan harinya kebetulan dia kerja lembur karena dapat banyak tugas dari Pamanku, seandainya dia aku perkosa, jelas sekali kalau dia akan mengadukan aku ke polisi, tapi kalau aku bius ????? . Tapi darimana aku bisa dapat Chloroform?. Akhirnya aku dapat ide, temenku pernah bercerita kalau minuman bersoda bermerek s***** (sudah pada tau lah) dicampur salah satu obat tetes mata bermerek I**** (ini juga pasti tau), bisa bikin orang pingsan, segera aku membeli minuman serta obat tersebut. Begitu aku sampai kantor, aku campur minuman tadi dengan obat tetes mata dengan dosis beberapa tetes, aku pura-pura memberi dia minuman tadi, dengan alasan sebagai permintaan maaf atas kelancangan yang aku perbuat dan berharap kita masih bisa berteman, awalnya dia menolak, tapi aku bilang ke dia kalau aku gak ada maksud lain, biar tidak curiga lalu aku pura-pura izin untuk pulang, tapi sebenarnya aku sembunyi di allowance direksi, aku intip dia dari ruang itu, aku lihat dia mulai menenggak minuman yang aku kasih tadi, ternyata benar juga, dalam hitungan menit dia langsung jatuh pingsan di atas kursi kerjanya, wah inilah kesempatanku, aku datangi dia lalu aku coba bangunkan dia, siapa tau dia Cuma tertidur, aku colek tangannya dia diam, lalu aku colek payudaranya, dia tetap diam…ehhh ternyata beneran dia pingsan, dia aku sandarkan di kursi, aku jongkok di depannya, lalu aku peluk dia erat-erat, akhirnya apa yang aku impikan selama ini tercapai, awalnya aku remas payudaranya yang gede itu dari luar pakaiannya, waoww kenyal banget puting kamu Ser, ooohhh… enak banget Serly, lalu aku mulai mencium bibirnya yang seksi, aku sedot sampai bibirnya memerah, slurp… oh enak banget… slurp…slurp, aku mulai turun menciumi lehernya, lalu melepas blouse-nya, mulai aku buka kancing bajunya satu persatu, wowwww…… tiba-tiba aku terbelalak seakan tak percaya dengan apa yang aku lihat, payudara kamu gede banget Serly, ini beneran payudara? Kok bisa Segede semangka begini…??? lalu aku lanjutkan membuka Bra-nya, wiiiii… what a nice tits babe….. aku rasa payudara kamu ini lebih dari 36 C,atau mungkin tepatnya 39 C, American cup admeasurement man.. pokoknya malam ini kamu harus memuaskan gue, mulai aku sedot putingnya yang berwarna merah muda, dan putingnya yang belum keluar, apa mungkin dia sama sekali belum di jamah sama cowok ya? Pikirku, aku mulai menjilati ujung payudaranya, kadang aku gigit sampai ada bekas di payudaranya, aku makin bergairah saja, aku remas payudaranya yang kenyal banget, habisnya kayak bola karet, he..he.. aku sedot-sedot sampai putingnya mulai mengeras, lalu aku mulai menjilati pusarnya dan akhirnya aku lepas roknya yang seksi itu, Serly aku sudah gak sabar, pengen masukkan kontolku ke lubang vaginamu, begitu roknya terlepas dari kakinya, aku lihat celana dalamnya yang makin bikin aku bertambah gairah, dia memakai tounge G-string (itu lho celana dalam seksi yang kayak tali), yang biasa dipakai bule saat berjemur di pantai (kayak yang aku lihat di TV), transparan lagi…. aku jilati pahanya yang putih mulus, lalu aku sampai pada ujung pangkal pahanya, mulai aku turunkan celana dalamnya, pelan-pelan aku menghayati aksiku, aku lihat pemandangan yang luar biasa, vaginanya menggelembung seperti segumpal daging, dan mataku tertuju pada klitoris-nya yang sedikit basah kemerahan, dengan di tumbuhi bulu halus disekitar agency kewanitaannya.Waduh harus cepat-cepat di masukkan barang gue, sudah ngaceng keatas begini soalnya. aku mulai menjilati dengan ganasnya, lalu aku buka bibir kemaluannya, aku jilati terus tanpa henti, Serly ini saatnya gue masukkan kontol gue ke vagina kamu, kontolku sudah gak tahan banget, aku tanggalkan semua pakaianku, kini kami berdua telanjang tanpa sehelai benang pun, aku geser tubuhnya sedikit lalu aku angkat kaki kanannya, aku tempelkan kontolku ke vaginanya, mula-mula aku gosokkan pelan-pelan mulai dari bibir atas vaginanya yang sudah basah oleh liurku, ini backbone sih lubangnya? Susah amat mencarinya,
pembaca harap maklum, saat itu aku baru pertama kali melakukan yang namanya chargeless sex, begitu ketemu, aku tekan maju mundur dengan pelan, kenapa sempit banget pikirku, aku akan paksa kontolku mengambil perawan kamu Ser...!!!
Satu.. dua.. tiga … preeet... Preett, kenapa kayak ada yang sobek?? Tapi apa’an ya, awwwww yes…kontolku sudah masuk separuh, tapi rasanya ada yang terasa ngilu di kontolku ini, kayak terjepit pintu, tapi bedanya ini rasanya enak banget, aku tarik pelan-pelan, aku dorong lagi.. blesssss.... Akhirnya kontolku masuk sepenuhnya, lalu mulai aku genjot dia sampai payudaranya yang montok itu bergoyang ke atas dan ke bawah, Ser... enak banget memek kamu, sudah cantik,putih,montok ditambah memekmu yang sempit ini, beruntung banget aku ini.
Aku genjot dia selama setengah jam, Ser... gue mau keluar nih, keluarkan didalam saja ya. langsung aku luberkan spermaku kedalam vaginanya crooott…croott, Ohhh…ohhh… begitu kontolku, aku tarik keluar, ada bekas noda darah di kontolku, juga pada memeknya Serly, ternyata dia masih perawan ooiiii…. Lumayan ML pertama kali dapet bidadari perawan, setelah istirahat 5 menit, aku angkat dia ke atas meja, aku taruh dia dengan posisi tengkurap kemudian aku entot lagi memeknya dari belakang, aku remas payudaranya. Ooohhh..opffhh….yes…oh my god… (biar kayak di film-film porno gitu), enak Ser… teruskan ya sayang, aku lebarkan lagi kakinya dengan posisi badan membungkuk di atas meja, aku peluk dia sambil terus meremas payudaranya yang besar, sampai-sampai genjotanku terdengar suara... creeek.... Creeek… ccreeek… aku masih belum puas, lalu aku rapikan lagi pakaiannya, mulai dari baju, blouse sampai roknya,tapi tanpa Bra dan celana dalamnya, gue akan lebih puas kalau ngentot kamu dengan pakaian utuh, biar kayak karyawan kantor yang lagi melakukan activity secara sembunyi, lalu aku duduk di kursi, aku taruh dia di atasku dengan posisi membelakangiku,tangan kiriku meremas payudaranya dari belakang, sedang tangan kananku menelusup kedalam roknya, aku arahkan lagi kontolku kearah vaginanya dan bleeess…ohhh… enak banget Serly, Oooohhh… ngentot kamu dari belakang sambil memegangi payudara kamu, oohh.... gak tahan aku Ser....!!!!, Gue mau keluar lagi…. croott.... croott……. aku bangun lagi, lalu aku telentangkan dia di lantai dan aku buka lagi kancing bajunya, Serly aku pengin ngentot payudara kamu nih…. Aku hisap dulu pentilmu ya, sluuuurp…. sluuuurp… segar…. Enak banget kalau minum susu dari sumbernya, lalu aku taruh ludahku ditengah toketnya yang putih mulus itu, biar licin gitu. Aku tempatkan kontolku di situ, aku tekan payudaranya dari samping kiri kanan biar bisa menjepit kontolku, mulai aku maju-mundurkan kontolku.
wowwwww….. what absurd tits honey,I ‘d never acquainted like this afore ( ya iyalaaahh, namanya juga baru pertama kali ngesex). kontolku cuma keliatan kepalanya saja, seakan-akan kontolku tertelan sama payudaranya Serly. Apalagi saat aku duduk di atas tubuhnya, pantatku terasa hangat banget, dan pahaku terasa bergetar saat terbentur payudaranya yang montok dan kenyal itu, makin aku percepat gerakanku, makin terasa nikmat…ploook…plokk…plook…ohhhh…aohhhh…teruskan ya sayang, payudaramu benar-benar luar biasa, sambil aku remas pentilnya yang gede dan putih ini, putingnya aku pelintir, biar makin kelihatan ke atas, babe, my agent appetite to cum’…. Mau keluar nih sayang, Sudah gak tahan, crooottt… crooot…. crooottt…. spermaku keluar membasahi wajahnya yang cantik. Thanks honey… malam ini gue benar-benar puas, Kamu sudah melayani gue sampai kontolku gak sanggup berdiri lagi, lalu aku ambil tisu sama air buat membersihkan dia, lalu aku rapikan pakaiannya seakan-akan tak terjadi apa-apa, gak terasa sudah 3 jam aku melampiaskan nafsuku sama Serly, saat aku hendak keluar dari ruangan tersebut, tiba-tiba…… terdengar suara seorang cewek yang memanggilku, mas…. mas Harry bangun… sudah siang nih… mau kerja apa mau tidur…. Sudah jam berapa ini, Oooohhh sialan ternyata semua cuma khayalan mimpiku saja, aku dibangunkan sama Sekretaris yang tadi jadi obyek dalam mimpiku, ya siapa lagi kalau bukan nona Serly, yang dalam aslinya jutek banget. Betapa kagetnya aku setelah aku lihat sudah jam 14.45...
Tanpa berkata apapun aku langsung bergegas melanjutkan pekerjaanku hari itu....

No comments:
Post a Comment